Qatar merayakan kesuksesan Piala Dunia

Sasaran kritik karena masalah penyelenggaraan Piala Dunia 2022, Qatar merayakan suasana pesta dan final yang menggemparkan

Fernando Valeika de Barros

Sasaran kritik karena masalah penyelenggaraan Piala Dunia 2022, Qatar merayakan suasana pesta dan final yang menggemparkan, antara Argentina dan Prancis, di Stadion Lusail. “Kami mencapai keunggulan tingkat tinggi dalam organisasi, sepak bola yang luar biasa dengan stadion modern, infrastruktur yang baik, dan contoh yang baik dari dunia Arab,” kata Hassan Al Thawadi, sekretaris jenderal Komite Tertinggi Pengiriman dan Peninggalan. “Kami memiliki rasa bangga dalam menampilkan budaya kami dan menciptakan persahabatan yang langgeng.”

Baginya, warisan Piala Dunia yang akan segera berakhir lebih dari sekadar permainan seru. “Kami melakukan reformasi, warisan Piala akan terus berlanjut, bahkan setelah Piala Dunia selesai”, ujarnya. “Sekarang orang tahu siapa orang Qatar dan orang Arab itu dan itu akan sangat baik untuk masa depan negara kita”.

Selain pekerjaan yang mengubah wajah negara, seperti sistem kereta bawah tanah modern di Doha, jalan baru, pekerjaan infrastruktur sanitasi dan telekomunikasi, dan investasi dalam keamanan, pada tahun-tahun menjelang Piala Dunia 2022, Qatar mereformasi perlindungannya. hukum untuk bekerja. Salah satu kemajuan utama adalah berakhirnya kafala (“sponsor atau jaminan” dalam bahasa Arab), sistem hubungan kerja yang sangat umum di negara-negara kawasan Teluk Persia, di mana orang asing tidak dapat berganti pekerjaan atau meninggalkan negara tanpa izin dari majikan mereka.

Tidak jarang paspor dan dokumen ditahan untuk mencegah perubahan pekerjaan. Kemajuan lainnya adalah penetapan upah minimum (setara dengan US$275) dan pengenalan peraturan perlindungan kesehatan. Sebelum mengambil komitmen dengan Organisasi Perburuhan Internasional dan dengan serikat pekerja internasional, kontraktor biasanya membayar hari kerja dengan jumlah yang dapat diabaikan (sekitar R$6 per jam), penundaan dan bahkan gagal bayar upah.

Hari kerja yang berlangsung antara 12 dan 14 jam juga bermasalah, bahkan pada suhu mendekati 48°C, yang biasa terjadi pada bulan Juni hingga Agustus. “Reformasi dan modernisasi yang kami lakukan ini akan tetap menjadi warisan”, kata Al Thawadi. Menurutnya, di hari-hari Piala Dunia, negara berhasil menyatukan seluruh dunia dengan berbagai budaya dan kepercayaan seputar olahraga. “Kami berhasil menyampaikan pesan perdamaian melalui olahraga,” ujarnya.

Kesuksesan Piala Dunia membuat para pemimpin Qatar ingin meraih prestasi yang lebih tinggi dalam penyelenggaraan event dunia, seperti Olimpiade. Doha diduga kuat menjadi tuan rumah Olimpiade 2036. Disinggung soal itu, sebelum keluar dari Mixed Zone Stadion Lusail, Al Thawadi tak membantahnya. “Ada orang lain yang terhubung dengan pemerintah kita yang menangani masalah ini.”


LANJUTKAN SETELAH IKLAN

Sebagai pemain result sydney hari ini anda wajib memperoleh seluruh hasil togel online lengkap, sehingga dapat menjadi seorang togelmania. Lantas dengan begitu bettor harus mendapatkan tempat penyedia hasil pengeluaran hk, keluaran sgp dan knowledge sdy live terlengkap 2022.